thumbnail

On Juni 20, 2017 with No comments

Tokoh Indonesia Masuk 50 Tokoh Muslim Berpengaruh, Habib Rizieq Nomor Berapa Yah?
Indonesia patut bangga, empat orang dari Tanah Air ini masuk dalam daftar 50 tokoh Muslim Paling Berpengaruh di Dunia.
Riset bertajuk The 500 Most Influential Muslim" ini dilakukan oleh Royal Islamic Strategic Studies Centre yang berkedudukan di Amman, Jordan.
Lembaga ini kali pertama melakukan riset pada tahun 2009. Tahun ini, lembaga ini hanya memublikasikan secara gamblang 50 tokoh muslim paling berpengaruh di dunia.
Empat tokoh asal Indonesia yang masuk dalam daftar 50 tokoh muslim paling berpengaruh di dunia adalah Presiden Joko Widodo. Ia berada di urutan ke-13.
Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj di urutanke-20, Ketua Dewan Pertimbangan MUI yang juga mantan Ketua PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin di urutan ke-41.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siradj menyampaikan seruan menanggapi perkembangan situasi kebangsaan pasca pemilihan presiden di Kantor PBNU, Jakarta, Kamis (10/7). PBNU meminta semua pihak untuk saling menahan diri dengan tidak merayakan kemenangan yang telah diklaim sebelum ada keputusan dari KPU demi menjaga persatuan dan keharmonisan berbangsa.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siradj 
Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin
Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin (AGUS SUSANTO)
Habib Lutfhi (pakaian putih), Rais 'Amm Jam'iyyah Ahli Thariqah al-Mu'tabarah al-Nahdliyah
Habib Lutfhi (pakaian putih), Rais 'Amm Jam'iyyah Ahli Thariqah al-Mu'tabarah al-Nahdliyah ()

Sedangkan Rais 'Amm dari Jam'iyyah Ahli Thariqah al-Mu'tabarah al-Nahdliyah, Habib Lutfhi ada di urutan ke-45.
Anehnya tak ada nama Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) sekaligus Ketua Umum FPI Rizieq Shihab.
Padahal ketenarannya di Indonesia tak perlu diragukan. Wajahnya sering muncul di televisi dan terkenal dengan gaya bicaranya yang tegas, lantang, tidak kompromi.
Nama pendiri FPI ini bahkan lebih sering muncul di media ketimbang Said Aqil, Din Syamsuddin, dan Habib Lutfhi.

HABIB Rizieq saat tiba untuk menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (23/1/2017). Habib Rizieq diperiksa terkait kasus dugaan penghinaan terhadap logo Bank Indonesia (BI) yang dituduh simbol 'palu-arit'.
HABIB Rizieq saat tiba untuk menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (23/1/2017). Habib Rizieq diperiksa terkait kasus dugaan penghinaan terhadap logo Bank Indonesia (BI) yang dituduh simbol 'palu-arit'. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Periset The Muslim 500 tak menjelaskan alasannya. Mereka hanya menjelaskan, Jokowi bisa masuk dalam daftar ini karena keberhasilannya dalam hal transparansi pemerintahan dan kedekatan dengan rakyat, dianggap sebagai faktor penentu.
Sekadar diketahui, dalam riset ini Imam Universitas Al Azhar Mesir, Prof Dr Sheijh Ahmad Muhammad Al-Tayyeb berada diperingkat 1 tokoh muslim paling berpengaruh di dunia.
Imam Universitas Al Azhar Mesir, Prof Dr Sheijh Ahmad Muhammad Al-Tayyeb berada diperingkat 1 tokoh muslim paling berpengaruh di dunia tahun 2017 (IST)
Raja Yordania, Raja Arab Saudi, dan Pemimpin Agung Iran berada di urutan ke-2, ke-3, dan ke- 4.
Sedangkan Presiden Turki Receo Tayyip Erdogan di peringkat delapan.

thumbnail

On April 13, 2017 with No comments



Dalam ajaran Islam, masakan dari hewan yang tidak disembelih terlebih dahulu atau masih hidup merupakan hukumnya haram, karena dianggap penyiksaan kepada hewan tersebut. Namun rupanya hal itu sama sekali tidak berlaku di China.

Bagaimana tidak? dalam sebuah foto mengerikan, menunjukkan bagaimana ribuan itik dimasak dalam minyak goring panas dengan jarring. Parahnya, anak itik itu masih dalam keadaan hidup.

Anak itik goring itu akan dijual kepada peternak ular untuk diberikan kepada ularnya atau pedagang kaki lima. Praktik sadis ini rupanya sudah lumrah bagi warga setempat.

Dikutip dari daily mail, foto-foto itik goring itu diambil oleh seorang wartawan bernama Li Gen di sebuah peternakan yang tak disebutkan namanya di Desa Tongqiao, di Kota Xidu, di Provinsi Hunan, China. Li mengatakan kalau praktik pemusnahan massal ini dilakukan setiap hari. Hal itu dilakukan karena anak itik jantan dianggap tidak berguna dan hanya akan menghabiskan banyak uang.
⠀
Salah seorang pekerja di peternakan tersebut mengatakan kepada Li bahwa mereka setidaknya butuh 20 hari untuk meneteskan telur itik. Para pekerja kemudian akan memilih mana itik yang jantan dan betina. Anak itik betina akan dijual, tapi malang bagi anak itik jantan yang akan segera menghadapi kematian meski baru beberapa hari menetas.
⠀
Anak itik jantan akan dimasukkan ke dalam sebuah jaring dan kemudian direndam dalam minyak goreng panas dengan suhu 80 derajat Celcius. Stelah digoreng, itik-itik itu akan masuk kedalam mesin untuk dihilangkan bulunya. Setelah itu mereka akan dijual kepada peternak ular atau pedagang kaki lima.

Kasihan banget ya guys. Apakah kalian tega makan itik goring ini?

Sumber : wajibbaca.com
thumbnail

On Maret 16, 2017 with No comments




Kamu pasti sering melihat di film kartun Jepang atau di Internet, di mana banyak siswa di Jepang yang mengenakan seragam dengan rok pendek.
Hal itu bahkan sudah menjadi pemandangan yang biasa di Jepang. Tapi, apakah  kamu tahu kenapa siswi di Jepang ini menggunakan rok mini yang pendek ?

Ternyata kebiasaan tersebut bermula dari bintang pop Jepang, Namie Amuro. Ia  telah memberikan pengaruh besar terhadap pemakaian rok pendek tersebut.

Gaya yang ditampilkan Namie Amuor membuat banyak siswi di Jepang menirunya pada seragam sekolah yang mereka pakai. Ini karena siswi di Jepang  menganggap gaya Namie Amuro terlihat lebih keren dan modis.
Sementara itu, sekolah di negeri Sakura sebenarnya menerapkan aturan rok seragam yang mesti digunakan oleh siswi adalah kurang dari 5cm – 10 cm di atas lutut.

Namun, kebanyakan siswi melanggar peraturan tersebut. Mereka percaya dengan menggunakan rok pendek maka akan membuat kaki mereka terlihat lebih jenjang.

Meskipun begitu, tren menggunakan rok pendek itu kini sudah mulai dipatahkan dengan banyaknya siswi di Jepang yang menggunakan rok selutut.
Siswi di Jepang menganggap rok selutut bisa menimbulkan kesan sopan dan anggun. Tapi, bukan berarti hal ini menghilangkan tren rok pendek siswa di Jepang ya.

Tetap saja rok pendek di pakai oleh sebagian siswi yang tetap ingin tampil modis dan keren. (palingseru.com)
thumbnail

On Maret 15, 2017 with No comments

Rancangan Undang-undang (RUU) kebijakan larangan mengumandangkan azan yang digagas oleh pemerintah Israel mendapat gelombang protes yang dahsyat. Salah satunya dari rakyat Palestina.
Apalagi larangan di tanah Palestina itu disertai dengan denda USD 1.300 – 2.600 bagi masyarakat yang melanggarnya.
Kecaman itu tidak hanya datang dari masyarakat Palestina saja, melainkan juga dari datang dari umat muslim dari sejumlah negara lain, termasuk Indonesia. Seperti yang dikemukakan Adara Relief International.
Dalam keterangan persnya, Ketua Adara Relief International, Nurjanah Hulwani menegaskan, pihaknya sebagai lembaga sosial kemanusiaan di Indonesia yang fokus membantu urusan anak dan perempuan Palestina.
Menyoal kebijakan RUU larangan mengumandangkan azan bagi rakyat Palestina, pihaknya menyampaikan beberapa sikap.
Pertama, mengumandangkan azan adalah bagian dari akidah dan keimanan kaum muslimin Palestina yang harus dihormati dan tidak boleh dibatasi oleh peraturan pemerintah Israel.
“Melarang azan di masjid Al-Aqsha sama dengan melarang azan di Masjidil Haram di Mekah dan masjid Nabawi di Madinah karena ketiganya adalah masjid seluruh umat Islam di dunia,” ungkap Nurjanah Hulwani, Selasa (14/3).
Untuk diketahui, isi RUU larangan mengumandangkan azan oleh pemerintah Israel itu berlaku dari untuk waktu salat Isya dan Subuh atau dari pukul 23.00 hingga 07.00waktu setempat. Bagi masyarakat yang melanggar akan dikenakan denda denda sebesar USD 1.300 – 2.600.
Atas kebijakan ini, sambung Nurjanah Hulwani, Adara Relief International mengutuk dan menentang RUU Israel tentang pelarangan dikumandangkannya azan Isya dan Subuh di Palestina. Hal itu dianggap sebagai bentuk penjajahan terhadap kebebasan beragama.
“Adara Relief International sebagai bagian dari bangsa Indonesia, mendukung setiap upaya bangsa Palestina merebut kembali kemerdekaan yang hakiki dari Israel,” sambung Nurjanah.
Dia mengajak kaum muslimin Indonesia khususnya untuk turut serta melakukan penentangan terhadap RUU menjadi UU pelarangan azan di Palestina oleh Knesset Israel sebagai bentuk kepedulian pada pelaksanaan hak asasi manusia (HAM).
Sebelumnya kecaman terhadap larangan mengumandangkan azan ini dikemukakan oleh Ketua Dewan Tinggi Islam di Kota Al-Quds yang juga Imam Besar masjid Al-Aqsha, Syekh Ikrimah Shobri.
Dia menyatakan bahwa para muadzin di masjid-masjid seantero Al-Quds tidak akan menggubris keputusan Knesset Israel dan akan terus mengumandangkan adzan dari masjid.
foto via pojoksatu
“Kaum muslimin Palestina pun akan terus mengumandangkan adzan dari atas rumah-rumah mereka, di pasar-pasar dan di jalan-jalan,” ujar Syekh Ikrimah Shobri.
Syekh Ikrimah Shobri mengatakan, rakyat Palestina menentang keras rencana penetapan RUU menjadi UU ini karena mengumandangkan azan adalah persoalan keimanan. Jika diteruskan akan mengundang gerakan perlawanan (intifadhah) dari rakyat Palestina.|pojoksatu
thumbnail

On Maret 15, 2017 with No comments



Suatu hari di dalam toilet sebuah pabrik di Taiwan terdengar ada tangisan seorang bayi yang sangat menyedihkan. Seorang bibi cleaning service mendengar tangisan ini, masuk ke kamar mandi dan melihat ada seorang bayi yang tubuhnya masih berlumuran darah tanpa ada seorang pun di sebelahnya. Sambil mencari orang yang bisa membantunya, bibi ini mencari cara untuk menolong anak ini.

Akhirnya dia berhasil menemukan ibu penjaga asrama pekerja yang jaraknya tidak terlalu dekat dari pabrik itu. Dengan penuh kebingungan dan penuh pertanyaan tentang orang yang melahirkan anak itu, mereka melaporkan keadaan ini ke polisi dan mencari tahu kebenarannya.

Setelah memeriksa hasil rekaman kamera tersembunyi selama berjam-jam, mereka menemukan ibu dari anak ini yang ternyata adalah seorang pekerja pabrik. Setelah membicarakan hal ini dengan manager pabrik, diketahui kalau wanita yang dicurigai ini bernama Xiao-Ying (nama asli disembunyikan). "Hanya dia yang penampilannya sama dengan orang yang terekam di kamera. Tapi waktu kami bertanya untuk pertama kalinya, dia berkata kalau dia masih gadis dan tidak mungkin melahirkan. Tapi setelah mengamati bercak darah yang ada di sepatunya, akhirnya dia mengaku juga." Kata manager dari pabrik yang bersangkutan.

Melihat ibu yang masih sangat muda ini, bibi cleaning service yang menemukan bayi yang "dibuang" itu menjelaskan, "Dia tahu kalau pabrik hampir kosong setelah jam 8 pagi, setelah semua orang bekerja di tengah malam. Waktu aku mendengar tangisan dari si kecil dan menemukannya, dia sudah kedinginan. Aku langsung membungkusnya dengan kain besar yang aku punya dan untung baik suhu tubuhnya bisa meningkat terus sampai normal."
Setelah semuanya selesai diperiksa, pihak pengurus pabrik membawa Xiao-Ying ke dokter untuk diperiksa. Menurut dokter, tidak ada kalainan apapun pada tubuh Xiao-Ying, hanya saja karena vagina dan plasenta Xiao-Ying belum sempat dibersihkan setelah dia melahirkan, dokter harus segera membersihkan semuanya sebelum terjadi infeksi pada tubuh Xiao-Ying.

Saat diwawancarai, Xiao-Ying mengatakan pada wartawan kalau dia lahir pada tahun 1998.
"Jadi kamu kapan tahu kamu hamil?" Tanya wartawan.
"Yah kira-kira 4-5 bulan yang lalu, waktu aku mulai muntah-muntah, perut terasa nggak enak, yah sama kayak orang hamil biasanya, aku merasakan itu sampai kira-kira 9 bulan."
"Orangtua kamu tau?"

"Kalo tau aku pasti dipukul. Jadi sampai hari ini masih belum kasihtau orangtua."
"Terus kok kamu bisa sembunyiin hal ini begitu lama?"
"Nggak pernah ada yang perhatiin aku sih. Ditanya kabarnya juga nggak."
"Lalu gimana kamu lewati masa-masa hamil ini?"
"Sebagian besar waktu kuhabiskan di rumah sama mama dan adikku. Setiap hari bantu keluargaku angkat beban berat. Mama dan adikku juga selalu sibuk, nggak ada waktu untuk tanya keadaanku. Papa dan kokoku kerja di luar dan nggak pernah pulang. Kira-kira baru 2 minggu yang lalu aku dapat pekerjaan di pabrik ini."
Menurut teman sekamarnya, Xiao-Ying tidak pernah ganti baju saat tidur. Saat makan juga selalu keluar kamar sendirian, bahkan nggak jarang membawa pulang banyak makanan. Karena berat badan yang tampak terus bertambah, teman sekamarnya tidak pernah curiga akan kehamilannya.

Setelah perbincangan yang cukup lama, mereka baru tahu kalau ayah dari anak ini seorang yang bernama Shin, yang dikenal Xiao-Ying setelah diperkenalkan oleh bibinya. Mereka akhirnya berpisah karena saat keluarga Xiao-Ying meminta mas kawin sebesar 10 juta, keluarga Shin tidak mau memberikannya dan mereka langsung kehilangan kontak sejak itu. Saat itu, Xiao-Ying sudah hamil, tapi dia tidak sadar.

"Lalu kamu udah lahirin anak ini, kenapa akhirnya nggak mau dirawat?"
"Waktu itu aku cuma merasa perutku sakit banget, karena itu aku ke WC. Tapi nggak disangka, anak itu lahir begitu aja. Aku takut, karena itu aku langsung lari ke luar."
Kemudian sebagai formalitas, ayah dari Xiao-Ying diundang datang ke rumah sakit untuk melengkapi dokumen yang diperlukan untuk operasi.
Ayahnya kemudian berkata, "Xiao-Ying belum menikah, anak ini tidak bisa kami bawa pulang."
"Lalu anak ini harus diapakan?"
"Kami akan berusaha untuk mencari keluarga Shin dan memintanya untuk membawa pulang anaknya."

Bagaimana akhirnya, Cerpen tidak tahu, tapi yang pasti, anak itu keadaannya sudah membaik. Hanya saja dokter mengatakan, karena anak ini sempat kedinginan, pertumbuhannya mungkin akan terhambat, bahkan mengalami kelainan. Sengaja ataupun tidak, yang menderita tetap saja anaknya. Semoga anak ini bisa cepat dirawat dan akhirnya bertumbuh dengan baik.

@Cerpen.co.id
thumbnail

On Maret 14, 2017 with No comments



Salah satu kebanggaan seorang ibu yang baru melahirkan mungkin adalah menyusui sang buah hati.
Tapi lain halnya dengan seorang ibu ini.
Di usianya yang ke-28, ia melahirkan seorang anak.
Namun, dia menolak menyusui anaknya sendiri.
Kabar tentang kelahiran anak ini sempat menghebohkan seluruh negeri.
Bahkan kabar ini sudah tersebar di seluruh dunia.
"Keluargaku dan aku sedang hancur, kami semua kaget karena aku benar-benar sedang sangat ingin mempunyai anak, entah itu laki-laki atau perempuan," jelas ibu dari anak tersebut.
Sepertinya, sang ibu memang mengharapkan seorang bayi yang sehat.
Mereka kaget ketika anak yang dilahirkan dalam keadaan yang menurut mereka lain dari bayi kebanyakan.
Dilihat dari Metro.co.uk, bayi yang baru lahir itu mengalami kondisi fisik genetik yang langka.
Kondisi itu disebut ‘harlequin ichthyosis’.
Kulit sang bayi menebal, dan ada guratan-guratan kemerahan di sekitarnya.
Sementara itu kulitnya sangat putih dan keras.
Bibir, mata, dan jemarinya menebal dan memerah.
Hidungnya pun tak kelihatan.
Penyakit ini sebenarnya bisa didiagnosis dengan scan khusus.
Anak dengan penyakit ini rentan dengan infeksi bakteri.
Menurut para dokter, bayi ini kemungkinan besar tak akan bertahan lama.
Sebab, banyak bayi yang lahir dalam kondisi ini langsung meninggal.
Walau ada juga yang bertahan selama beberapa tahun.
Tak diketahui bagaimana selanjutnya si ibu yang berasal dari Bihar, India, yang menolak anaknya itu.
Kasihan nasib bayi itu.(*)

sumber :merdekasiana.com
thumbnail

On Maret 12, 2017 with No comments

 

Dua taruna polisi yang diketahui masih menjalankan pendidikan, tertangkap CCTV sedang berhubungan s*ks. Kedua pasangan taruna polisi itu tampak bermesraan di ruang gym yang berada di sekolah pelatihan bintara di kota Puno, Peru.

Dilansir situs berita local setempat, www.elpopular.pe melaui liputan6, dalam rekaman CCTV, pasangan tersebut terlihat sedang berciuman saat mengenakan seragam latihan mereka, atasan putih dan celana panjang hitam. Pria yang merupakan salah satu taruna polisi, kemudian mulai membuka baju perempuan saat mereka terus berciuman.

Video skandal taruna polisi di Peru ini sudah beberapa kali diunggah di media sosial dan menjadi viral. Video tersebut pertama kali diunggah pada hari Jumat pekan lalu.

Pihak Kepolisian Peru belum memberikan komentar atas kasus ini, lantaran kedua pasangan yang terdapat pada rekaman CCTV hingga kini belum berhasil diidentifikasi, karena kualitas gambar yang tampak pada rekaman video tidak jernih.

Atas perbuatan itu, pasangan taruna polisi tersebut kemungkinan besar akan mendapat sanksi kedisiplinan yang tegas dari Kepolisian Nasional Peru. Apalagi, mereka belum sepenuhnya dinyatakan lulus pendidikan kepolisian di negara tersebut.